10 Jun
Strawberry???..hhmm….nyum…yumm…yumm…siapa yang tidak suka dengan strawberry. Kebanyakan anak-anak suka dengan rasa strawberry yang ‘rame’. Permen strawberry, susu strawberry, selai strawberry hingga strawberry yang langsung dimakan buahnya, rasanya begitu segar, pas dengan sifat anak-anak yang sangat aktif.
Namun, sangat menyedihkan karena saat ini ada kabar buruk buat buah hati kita mengenai si strawberry yang biasanya sangat mampu menghibur anak-anak kita ternyata ada orang-orang yang tidak betanggung jawab menyalah gunakan strawberry sebagai penghantar narkotik.
Permen strawberry yang biasanya sangat digemari buah hati tercinta kita ternyata tidak semuanya dapat member mereka asupan tambahan sehari-hari. Karena saat ini telah beredar sejenis permen yang mereka sebut “Strawberry Quick” atau “Strawberry Meth”. Bentuk permen ini hampir sama dengan permen “meletup di mulut” seperti yang biasa dijual di mart-mart di dekat rumah kita. Namun selain ‘meletup di mulut’ yang menimbulkan sensasi lucu, geli di mulut ‘permen’ yang dimaksud (strawberry quick) tersebut dapat menimbulkan efek halusinasi (hallucinogen) hingga dapat melemahkan syaraf-syaraf mungil buah hati kita dan akhirnya mengakibatkan ketagihan.
Tuhan Maha Penyayang. Semoga anak-anak kita terlindung dari semua hal-hal buruk yang terselubung sangat rapi dan menyenangkan. Karena labarnya, ‘permen’ yang merupakan penjelmaan dari narkotik itu ditemukan di toko-toko dekat sekolah-sekolah dasar dan dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Hanya dengan 500 rupiah saja mereka sudah dapat membeli ‘permen’ tersebut apalagi dengan ditambah bujuk rayu si penjual ‘permen’ yang tidak lain adalah pengedar narkotik.
Terdapat contoh surat-surat yang diedarkan untuk para orang tua murid di sekolah-sekolah yang salah satunya diedarkan sekolah di Nevada Amerika Serikat. Yang kalau diartikan kurang lebih akan seperti ini:
Sekolah Negeri Wilayah
P.O.BOX 1300
625 Weaver Avenue
Battle Mountain, NV 89820
Telepon: (775) 635-2886
Fax: (775) 635-5347 Read the rest of this entry »
7 Jun
Pernahkah Anda bayangkan bila pada saat kita berdoa, kita mendengar ini:
“Terima kasih, Anda telah menghubungi Baitullah”.
Tekan 1 untuk ‘meminta’.
Tekan 2 untuk ‘mengucap syukur’.
Tekan 3 untuk ‘mengeluh’.
Tekan 4 untuk ‘permintaan lainnya’.”
Atau….
Bagaimana jika Malaikat memohon maaf atas panggilan anda seperti ini:
“Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain. Tetaplah anda sabar
menunggu. Panggilan Anda pasti dijawab berdasarkan urutannya.”
Atau, bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda mendapat
respons seperti ini:
“Jika Anda ingin berbicara dengan Malaikat,
Tekan 1. Dengan Malaikat Mikail,
Tekan 2. Dengan malaikat lainnya,
Tekan 3. Jika Anda ingin mendengar sari tilawah saat Anda menunggu,
Tekan 4. Untuk berbicara dengan Malaikat Mungkar-Nakir mengenai layanan yang Anda butuhkan.
“Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga & neraka,
silahkan tunggu sampai Anda tiba di sini!!”
Atau bisa juga Anda mendengar ini :
“Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali melakukan komunikasi dengan kami hari ini.
Silakan mencoba kembali esok hari, dan jangan lupa berwudhu kembali saat anda akan menelpon nomor ini.”
atau…
“Kantor ini ditutup pada akhir minggu. Silakan menelpon kembali hari
Senin setelah pukul 9 pagi.”
Nah…mengucaplah: Alhamdulillah. .. Allah SWT masih mengasihi kita, dan Anda dapat menelpon-Nya
setiap saat!!! Read the rest of this entry »
7 Jun
Seorang tukang kayu yang sudah tua dan tidak lagi mampu bekerja karena alasan fisik, bermaksud pensiun
dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi. Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik
perusahaan. Tentu saja, karena tidak lagi bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya untuk
menghidupi keluarganya. Namun keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan
menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya. Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada
tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk dirinya. Read the rest of this entry »
6 Jun
Aku wanita yang mreka bilang cukup kuat untuk seorang wanita
Aku punya cukup energi hingga aku cukup kuat sebagai seorang wanita
Aku selalu mempunyai alasan untuk tidak terhanyut emosi selayaknya seorang wanita
Tapi aku, seorang wanita
Aku wanita yang mreka bilang cukup tegar untuk seorang wanita
Aku tidak akan menerima kata kalah dan menyerah meski aku seorang wanita
Aku selalu penuhi pikiranku dengan hal-hal yang janggal untuk seorang wanita
Tapi aku, seorang wanita
Aku wanita yang mreka bilang cukup mempunyai keberanian untuk seorang wanita
Aku tidak akan mau terbelenggu ketakutan untuk maju lebih kedepan untuk semua wanita
Aku akan terus menerobos jalan yang ada di depanku meski aku seorang wanita
Tapi aku, tetap seorang wanita
Aku berfikir bahwa aku adalah makhluk indah yang Tuhan ciptakan, wanita
Aku ingin merasakan dan berpeka hati selayaknya seorang wanita tapi aku tak juga bisa
Aku ingin selalu merasakan kasih sayang, kelembutan karena aku wanita
Aku selalu melakukan hal yang sama aku menyayangi, memberikan kasih seorang wanita
Tapi aku, tetap saja wanita
Wanita selalu lembut, penuh kasih, sabar, selalu mengalah dan melayani karena dia wanita
Wanita tidaklah seharusnya bersikap menuruti apa kata hatinya karena dia wanita
Wanita sudah kodratnya untuk melayani dan selalu mengabdi karena dia wanita
Wanita tidak seharusnya merasakan apa yang dia rasakan, karena dia wanita
Tapi aku, aku adalah wanita
Aku wanita yang harus selalu tabah apapun perlakuan dunia,
Aku wanita yang (merasa) harus selalu memberikan apapun yang aku punya
Aku wanita yang merasa malu karena aib telah menjalar ke seluruh dunia
Aku wanita yang tidak mampu berkata-kata
Karena aku adalah wanita Read the rest of this entry »
Yang Komentar