23 Jun
Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti Trainning di SATU CONSULTING Peta Bakat dengan Abah Rama sebagai nara sumber. Dan di tengah trainning itu beliau sempat menjelaskan apa (saja) penyebab sehingga kita jauh dari kata “sukses” meskipun seseorang itu sudah bergelimang harta.
Mungkin kita lupa akan peran Ibu dalam kehidupan kita. Sehingga kita lupa bagaimana seharusnya seorang Ibu dihormati. Apalagi jaman sudah berubah dimana seorang ibu bisa berperan sebagai teman bagi anaknya. Akan tetapi bukan berarti kita bisa memperlakukan Ibu seperti teman. Dan disinilah intermezo cerita mengenai seorang Ibu yang sangat berkesan buat saya dan mampu membuat saya hampir menitikkan air mata haru, sesal dan syukur karena begitu besar Kasih Sayang Ibu terhadap saya. Semoga Allah senantiasa mengasihi dan menyayangi Ibu kita. Amin.
——————————————————- (more…)
19 Jun
Posted by John Powell, S.j. on 2007-11-15
Sekitar 14 tahun yang lalu, aku berdiri menyaksikan para mahasiswaku berbaris memasuki kelas untuk mengikuti kuliah pertama tentang teologi iman.
Pada hari itulah untuk pertama kalinya aku melihat Tommy. Dia sedang menyisir rambutnya yang terurai sampai sekitar 20 cm dibawah bahunya. Penilaian singkatku: dia seorang yang aneh ? sangat aneh.
Tommy ternyata menjadi tantanganku yang terberat. Dia terus-menerus mengajukan keberatan. Dia juga melecehkan tentang kemungkinan Tuhan mencintai secara tanpa pamrih. (more…)
13 Jun
Seorang pebisnis muda datang mengadukan masalahnya kepada sahabat saya yang berprofesi sebagai konsultan spiritual bisnis.
Pebisnis itu membuka masalahannya dengan mengatakan, “Pak saya memiliki adik yang sangat durhaka. Ketika kuliah saya yang membiayai. Ketika dia menikah saya yang menikahkan dan
menanggung semua biayanya.
Sekarang berbekal satu kwitansi atas namanya, dia akan menggugat saya ke pengadilan.
Dalam gugatannya ia mengatakan rumah yang saya tempati adalah milik adik saya.”
Pebisnis muda itu diam sejenak sambil menarik napas panjang. (more…)
10 Jun
Strawberry???..hhmm….nyum…yumm…yumm…siapa yang tidak suka dengan strawberry. Kebanyakan anak-anak suka dengan rasa strawberry yang ‘rame’. Permen strawberry, susu strawberry, selai strawberry hingga strawberry yang langsung dimakan buahnya, rasanya begitu segar, pas dengan sifat anak-anak yang sangat aktif.
Namun, sangat menyedihkan karena saat ini ada kabar buruk buat buah hati kita mengenai si strawberry yang biasanya sangat mampu menghibur anak-anak kita ternyata ada orang-orang yang tidak betanggung jawab menyalah gunakan strawberry sebagai penghantar narkotik.
Permen strawberry yang biasanya sangat digemari buah hati tercinta kita ternyata tidak semuanya dapat member mereka asupan tambahan sehari-hari. Karena saat ini telah beredar sejenis permen yang mereka sebut “Strawberry Quick” atau “Strawberry Meth”. Bentuk permen ini hampir sama dengan permen “meletup di mulut” seperti yang biasa dijual di mart-mart di dekat rumah kita. Namun selain ‘meletup di mulut’ yang menimbulkan sensasi lucu, geli di mulut ‘permen’ yang dimaksud (strawberry quick) tersebut dapat menimbulkan efek halusinasi (hallucinogen) hingga dapat melemahkan syaraf-syaraf mungil buah hati kita dan akhirnya mengakibatkan ketagihan.
Tuhan Maha Penyayang. Semoga anak-anak kita terlindung dari semua hal-hal buruk yang terselubung sangat rapi dan menyenangkan. Karena labarnya, ‘permen’ yang merupakan penjelmaan dari narkotik itu ditemukan di toko-toko dekat sekolah-sekolah dasar dan dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Hanya dengan 500 rupiah saja mereka sudah dapat membeli ‘permen’ tersebut apalagi dengan ditambah bujuk rayu si penjual ‘permen’ yang tidak lain adalah pengedar narkotik.
Terdapat contoh surat-surat yang diedarkan untuk para orang tua murid di sekolah-sekolah yang salah satunya diedarkan sekolah di Nevada Amerika Serikat. Yang kalau diartikan kurang lebih akan seperti ini:
Sekolah Negeri Wilayah
P.O.BOX 1300
625 Weaver Avenue
Battle Mountain, NV 89820
Telepon: (775) 635-2886
Fax: (775) 635-5347 (more…)
Yang Komentar